SPRING IN KOREA

Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi penduduk di negara-negara yang mengalami empat musim saat musim semi tiba menghampiri mereka setiap tahunnya.

Sementara itu, tidak ada pemandangan yang lebih indah dan suasana yang lebih membangkitkan indera saat Anda berada di tengah-tengah pemandangan melihat bunga-bunga mulai bermekaran menampilkan bermacam warna dan daun-daun gugur pun mulai tumbuh.
Musim semi bagai sebuah kehidupan baru yang terbangun dari dinginnya musim dingin. Orang-orang akan mulai menikmati suasana di luar ruang saat matahari mulai memberikan kehangatan di udara yang sejuk. Dengan ditandainya bunga-bunga pohon ceri yang mulai bermekaran memberi keindahan bagi pemandangan di sekitarnya, festival-festival pun diadakan untuk menyambut kedatangan musim yang baru ini.

Korea menjadi negara yang memiliki banyak festival yang menarik di sepanjang tahun. Namun di musim semi, festival-festival ini seperti hidup karena perpaduan budaya, pemandangan alam di sekitarnya, dan juga suasana yang mendukung. Tak salah jika berbagai festival dari berbagai daerah di Korea banyak dikunjungi oleh turis-turis domestik dan juga dinikmati oleh wisatawan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Cherry Blossom Festival
Salah satu yang paling terkenal dari berbagai festival yang diselenggarakan di Korea adalah Festival Tumbuhnya Bunga Ceri atau Cherry Blossom Festival. Hampir di setiap daerah di seantero negeri menyelenggarakan festival dengan suasana yang begitu indah saat bunga-bunga pohon ceri tumbuh dan berkembang. Tapi, salah satu yang terbesar dari paling banyak dikunjungi adalah Jeju Island Cherry Blossom Festival, sebuah festival musim semi di Pulau Jeju. Pohon King Cherry di Pulau Jeju adalah salah satu jenis yang terbesar dan salah satu jenis yang paling langka dibanding pohon-pohon ceri lainnya. Untuk dua sampai tiga hari, pohon ceri ini akan berkembang di bulan April dan dalam periode inilah diadakan Jeju Island Cherry Blossom Festival yang indah di pulau itu.

Apricot Blossom Festival
Di pesisir barat Korea, tepatnya di Seomjin Village, terdapat salah satu festival internasional yang juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Jika di daerah lain, pohon ceri menjadi pusat perhatian karena keindahannya, di Seomjin Village, buah apricot lah yang menjadi tema dari festival Apricot Blossom Festival di daerah ini.
 
Jinhae Gunhangje Festival
Jinhae area masih berlokasi di sekitar pesisir barat Korea. Karena tempatnya yang terletak di antara laut dan pegunungan di timurnya, iklim di tempat ini sangatlah ideal bagi pohon-pohon ceri untuk menampilkan bunga yang paling indah saat ia tumbuh dan berkembang. Tak salah jika Jinhae Gunhangje Festival menjadi festival bunga ceri yang terbesar dan dikunjungi oleh jutaan orang setiap tahunnya untuk melihat keindahan festival bunga ceri yang terindah di Korea.

Gurye Sansuyu Festival
Saat matahari mulai menyinarkan kehangatannya dan setelah festival-festival bunga ceri berlalu, maka bunga-bunga yang bermekaran indah menjadi perhatian yang menarik hati. Oleh karena itu, mulailah festival-festival bunga musim semi diadakan dimana-mana dimeriahkan dengan berbagai tarian tradisional Korea yang indah.

Yeungdeungpo Yeouido Spring Flower Festival
Diadakan di bulan April didaerah Yunjung-no ketika bunga-bunga seperti azalea, forsythia, tulips dan banyak lagi bunga-bunga musim semi mulai berkembang menampilkan berbagai corak dan warna. Festival ini juga terkenal dengan lebih dari seribu lima ratus pohon ceri Korea yang bunganya juga bermekaran untuk memperindah pemandangan di sekitarnya.
Banyak turis mancanegara termasuk Indonesia berkunjung ke Korea karena budaya pop-nya yang terkenal seantero dunia atau berkunjung untuk menikmati beragam keunikan dan juga keindahan yang ditawarkan oleh negara ini. Namun banyak pula wisatawan yang berkunjung ke Korea bersamaan dengan adanya berbagai atraksi turis yang sedang berlangsung saat itu, dan ini menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka yang beruntung untuk berada di saat yang bersamaan itu. Berbagai festival di musim semi memang berhubungan dengan cerita kehidupan yang mulai tumbuh dan berkembang. Namun, berbagai festival lainnya di musim semi menampilkan bermacam keunikan festival rakyat yang telah berlangsung turun temurun dan diselenggarakan hingga sekarang. 

Jeju Fire Festival
Jeju Fire Festival menjadi salah satu festival utama yang terdapat di Pulau Jeju yang diselenggarakan di hari Kamis pertama di bulan Maret dan berlangsung hingga hari Minggu di minggu yang sama. Festival ini juga bersamaan dengan waktu di Korea yang bernama gyungchip, saat para binatang mulai mengakhiri masa hibernasi musim dingin mereka untuk mulai mengarungi kehidupan di musim semi. Tujuan dari Jeju Fire Festival adalah untuk menyebarkan pesan harapan dan perdamaian lewat api yang dapat terlihat dari udara. 

Jindo Miracle Sea Road Festival
Setahun sekali di Pulau Jindo, laut secara misterius akan terbelah dan pengunjung pun dapat berjalan di tengah-tengahnya dari pulau utama menuju ke pulau kecil di seberangnya. Fenomena ini menghasilkan sebuah jalan laut sepanjang hampir tiga kilometer dengan lebar empat puluh meter karena perbedaan pasang surut yang ekstrim. Jindo Miracle Sea Road Festival diadakan di sekitar fenomena ini terjadi dan menjadi salah satu festival yang wajib dikunjungi karena fenomena ini. Hampir jutaan orang berdatangan ke tempat ini setiap tahunnya untuk menyaksikan peristiwa spektakular ini.

Uljin Snow Crab Festival
Di daerah Uljin, setiap musim semi, kepiting-kepiting jenis tertentu yang dinamakan snow crab akan berkumpul di laut dalam untuk kemudian dipanen. Karena inilah tercipta sebuah festival yang unik dan dinamakan Uljin Snow Crab Festival. Dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, pengunjung di Uljin Snow Crab Festival dapat bersantai di pinggir pantai sambil menikmati hidangan kepiting salju yang berkaki dan bercangkang besar itu.

Masih banyak festival-festival unik yang diselenggarkan di berbagai daerah di Korea yang penuh ragam ini. Dan, ini membuktikan, Korea tidak hanya terkenal dengan K-Pop-nya yang begitu dikenal oleh dunia, tapi budaya, keindahan alam, dan juga keunikannya menjadi negeri ini menarik untuk dikunjungi.

Baca juga: Seoul Summer, Honeymoon Destination: Romantisnya Berbulan Madu ke Korea, Romantic Spots in South Korea

Teks Iman Hidajat
Foto Korea Tourism Organization, dok. istimewa